Buku Saku untuk Belajar Bacaan Sholat beserta Artinya
Februari 26, 2010 at 7:26 am 2 komentar
Dulu waktu kuliah saya kadang-kadang silaturahmi ke tempat saudara, beliau saya panggil kakak (urutannya satu buyut, jauh banget yah…), kakakku tersebut juga tinggal di kost-kost an (sedang menempuh pendidikan S-2)
kakakku seorang Dosen IAIN….. suatu ketika saya melihat beliau tiduran sambil membaca buku tentang petunjuk sholat, waktu itu saya heran… “Dosen IAIN baca-baca buku tuntunan sholat” …. bacanya lirih tapi masih bisa didengar… seperti orang yang baru belajar menghafal bacaan sholat…
Hingga akhirnya saya mengerti.. bahwa dalam setiap bahasa kesalahan satu huruf dapat membuat perbedaan arti, atau artinya hilang… karena kosa katanya salah….(kata tersebut tidak ada).
untuk mengurangi kemungkinan kesalahan bacaan dan sekaligus menghafal artinya.. (maklum bahasa arabku masih pas-pas an)…. saya kadang kadang membawa-bawa buku mengenai petunjuk pelaksanaan Sholat (Fiqih Sholat), buku tersebut kecil, berupa buku saku, dan biar tidak dikira lagi belajar menghafal bacaan sholat saya beri sampul itu buku…. hehehe ….biar gak malu bawa kemana-mana…![]()
diharapkan dengan mengerti bacaan sholat beserta artinya, sholat menjadi lebih khusuk….Amin
Entry filed under: Bacaan Sholat, Metode Belajarku. Tags: .
2 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed



1. Abu Ilyas | Juli 29, 2010 pukul 8:05 am
mas, ada buku bagus yang membahas cukup luas tentang shalat, yaitu buku sifat shalat Nabi karya Syaikh al-Albani. Beliau ahli hadits dari Yordania, bukunya sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Bukunya bagus dan isinya bisa dipertanggungjawabkan secara keilmuan, karena pembuatnya adalah seorang ulama’ ahli hadits.
–Sedikit Informasi–
2. arifisnaeni | Agustus 2, 2010 pukul 12:56 am
pengen juga mengkoleksi berbagai macam buku tetang sholat.. jadi inget saya pernah mendapatkan kultum dari ust. sarwat (pengasuh eramuslim.com).. beliau mengatakan setiap pendapat ulama2 besar dalam agama selau memiliki dasar…dan kebanyakan perbedaan disebabkan oleh pengambilan dasar (Alqur’an / Hadits) yang berbeda….atau penafsiran (bahasa arab) yang berbeda walapun dasar yang diambil sama